kalo orang lain, mau bepergian itu biasanya menyiapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari, dan tentu saja menyegarkan kondisi badan. ya tapi itu kan orang lain.
kalo gue? ya udah tahu sih flight-nya hari sabtu jam 9 pagi, tetap aja pulang dari kantor itu hari sabtu jam 2 pagi. terus emangnya udah packing? ya belum dong. wong tiket aja baru beli h-2. muahahahaha…
hasilnya? iya, gue kelaparan paginya. habis ngantre di imigrasi dan sukses nangkring dekat gate yang ditentukan, perut bunyi keroncongan. celingukan bentar, nemu deh kedai kecil nyempil dan menyediakan sandwich saja.
cuma bisa berdoa, semoga cukup menopang kelaparan sampai tujuan nanti.. :)
jakarta, 8 juni 2013
aku kembali lagi pada satu garis penuh manusia. kali ini tanpa bincang denganmu, apalagi pamit yang tiada berkesudahan.
pun mataku tetap saja terhalang bayangmu. yang sudah terlanjur biasa melekat pada setiap sudut pergiku.
jakarta, 8 juni 2013
I cannot walk another step further - somebody has to help me.
Sejengkal, dua jengkal, beberapa jengkal jarak yang kita punya. Tanpa kita buatbuat, tanpa kita mintaminta, mendadak saja kita punya. Apa yang berikutnya kita punya akibat jarak yang berjengkaljengkal tersebut? Rasa? Canggung? Segan? Atau apa?
Akan kujawab, rindu yang bertumpuktumpuk. Lalu raut muka yang menekuknekuk. Disertai hati yang menceluscelus.
Pain is a part of growing up. It’s how we learn.
Delapan
Tahun ke-8. Dan Rani akhirnya akan menikah tepat akhir bulan ini. Dengan seorang pria yang ternyata adalah teman lamaku.
Kumpulan keping cerita yang semakin lama semakin membuatku merasa, iya, dunia ini memang tercipta begitu sempit. Dari kebesaran seorang Tuhan dengan segala rencana tak berujungnya.
Dan betapa setiap langkahku bukan hanya sebuah kebetulan…
this is my world now.
dark, black and white.
no more colors, as if i would prefer to die…
That’s because, like everyone else on the planet, you believed that time would teach you to grow closer to God. But time doesn’t teach; it merely brings us a sense of weariness and of growing older.
I’ve been aware of what’s been going on for some time now, but there is always a right moment to act. If we had spoken before, you would not have been ripe. If we were to talk later, you would have rotted. Perfect, the right moment.



